Cerpen dan Cerbung Idola Cilik

Cerita Fiksi tentang Idola Cilik

DPOCI (Part 1)

pada 22 April 2010

DPOCI= Debo Patton Obiet Cakka Irsyad

Baca, ya!
Jangan lupa juga berikan kritik dan saran yang membangun…

Debo, Patton, Obiet, Cakka, dan Irsyad sudah bersahabat sejak lama. Kebetulan, sekarang mereka bergabung di satu kelompok ketika Bu Winda menugaskan mereka mencari fungsi tumbuhan yang ada di sekolah. Mereka belum mengerjakan tugas dari Bu Winda, hanya diam sejak tadi.
Debo: “Eh, kapan nih kita mengerjakan tugas dari Bu Winda?”
Patton: ”Tau, nih! Dari tadi pada diem aja…”
Obiet (tiba-tiba datang menghampiri mereka, memberitahukan tugas mencari fungsi tumbuhan): Kita disuruh mencari fungsi tumbuhan pohon mangga sama pohon jati…”
Irsyad: ”Kita ke kebun sekolah aja, yuk! Di sana kan ada pohon mangga sama pohon jati…”
Cakka: ”Ya iyalah di kebun sekolah… mau dimana lagi?”
Patton: ”Kalian ke kebun sekolah duluan… aku nyusul…”
Debo, Obiet, Cakka, dan Irsyad menuju ke taman sekolah. Sedangkan Patton mencari buku kosong di tasnya.
Patton (bernafas lega): “Untung masih punya buku kosong…”
Di kebun sekolah…
Obiet: ”Eh, pohon mangganya yang mana, sih?”
Patton (menunjuk ke sebuah pohon): ”Itu tuh yang udah tumbuh buah mangganya…”
Irsyad: ”Terus… pohon jati yang mana?”
Debo (menuju ke sebuah pohon, lalu menunjuknya): ”Pohon jati kalau nggak salah yang ini…”
Cakka: ”Yah… kalau nggak salah… kalau salah gimana?”
Patton: ”Sudah, Cakka! Daripada ribut, mendingan kita mulai mengamati pohon mangga dan pohon jati…”
Irsyad: “Betul… tapi, masa kita mengamati pohon mangga dan pohon jati sekaligus?”
Patton: ”Iya juga… kita mulai mengamati pohon mangga dulu aja… semuanya setuju, nggak?”
Debo, Obiet, Cakka, Irsyad: ”Setuju!!!”

Mereka menuju ke pohon mangga dan mengamatinya…
Debo (menyimpulkan pengamatan): ”Kegunaan pohon mangga… buahnya bisa dimakan…”
Patton: “Ada lagi, nggak?”
Debo: “Sepertinya sih nggak ada lagi…”
Patton: “Ya udah… sekarang kita mengamati pohon jati aja…”
Irsyad (berjalan dengan gaya yang dibuat-buat seperti komando): ”Semua sudah siap? Kita akan mengamati pohon jati… maju… jalan!!!”
Debo, Patton, Obiet, Cakka (mengikuti langkah Irsyad): ”Siap… maju… jalan!!!”

Di dekat pohon jati…
Obiet: ”Wkwkwk… aku ngerasa tadi kita semua kaya’ orang gila, deh!”
Debo (menunjuk ke Irsyad): ”Iya… itu tuh si Irsyad… komandan gila…”
Irsyad: ”Biarin deh dibilang komandan gila… biasalah… kalau banyak yang ngefans pasti diuji terus sama semua fansnya…”
Cakka (geleng-geleng kepala): ”Ckckck… narsisnya Irsyad nggak hilang-hilang…”
Patton (berteriak): ”DIAM!!! Dari tadi tuh kita harusnya udah ngerjain tugas… bukan bercandaan kaya’ begini!!!”
Debo, Obiet, Cakka, dan Irsyad terdiam.
Patton: ”Tugas kalian… amati pohon jati itu… terus cari apa fungsi pohon jati… lakukan sekarang!!!”
Debo, Obiet, Cakka, dan Irsyad langsung mengamati pohon jati yang ada di dekat mereka.
Obiet: ”Aku tahu kegunaan pohon jati… batangnya dapat diolah menjadi berbagai macam kertas…”
Patton: ”Terus apa lagi?”
Obiet: ”Nggak tahu lagi…”
Debo: ”Aku juga nggak tahu…”
Cakka – Irsyad: ”Kita juga nggak tahu…”

Patton: ”Teman-teman… gimana, nih? Fungsi pohon mangga dan pohon jati masing-masing baru dapat satu fungsi…”
Debo: ”Kita harus bagaimana lagi? Tugasnya kan susah baget…”

Irsyad (menunjuk ke sebuah arah): ”De… Ton… Biet… Cak… teman-teman yang lain pada ngapain, tuh? Kok pada ngumpul bareng, ya?”
Debo: ”Mending kita samperin mereka aja sekarang…”
Patton: ”Betul tuh kata Debo… Mending kita samperin mereka sekarang…”

Debo, Patton, Obiet, Cakka, dan Irsyad menghampiri teman-teman yang lain.
Debo, Patton, Obiet, Cakka, dan Irsyad: ”Kalian pada ngapain di sini?”
Abner: ”Kita semua mau protes sama Bu Winda… tugasnya susah banget…”
Olin: ”Kalian mau ikut kita protes?”
Debo, Patton, Obiet, Cakka, dan Irsyad: ”Kita mau ikut…”

Debo, Patton, Obiet, Cakka, Irsyad, dan teman-teman yang lain menuju ke ruang guru untuk mencari Bu Ira untuk protes (wahaha… kaya’ demo aja, ya?)

Di ruang guru…
Kebetulan, di ruang guru hanya ada Bu Winda.
Debo, Patton, Obiet, Cakka, Irsyad, dan teman-teman yang lain: ”Bu, tugas yang disuruh mencari fungsi tumbuhan susah banget…”
Patton: ”Saya sama kelompok saya aja baru mendapatkan masing-masing pohon satu fungsi…”
Bu Winda: ”Ya sudah… kalau begitu, tugasnya tidak usah dikerjakan… Kalian boleh bermain…”
Debo, Patton, Obiet, Cakka, Irsyad, dan teman-teman yang lain: ”Hore…”

Debo, Patton, Obiet, Cakka, Irsyad, dan teman-teman yang lain langsung berlarian menuju kelas.

Di kelas…
Debo: ”Kita kan sudah lama bersahabat… mau nggak kita buat grup persahabatan?”
Patton: ”Mau… tapi apa nama grup persahabatan kita?”
Obiet: ”Bagaimana kalau Lima Sekawan?”
Cakka: ”Yah… Lima Sekawan… itu kaya’ judul novel… Mending Cool Boyz aja… gimana?”
Irsyad: ”Nama kaya’ gitu mah udah banyak yang memakai… Basi, Cak…”

Debo, Patton, Obiet, Cakka, dan Irsyad berpikir.
Tiba-tiba…
Irsyad: ”Bagaimana kalau grup persahabatan kita namanya DPOCI?”
Patton: ”Lucu juga namanya…”
Cakka: ”Hmmm… nama yang unik…”
Obiet: ”DPOCI? Apaan, tuh?”
Debo: ”Aku tahu! DPOCI itu Debo, Patton, Obiet, Cakka, dan Irsyad, kan?”
Irsyad: ”Seratus untuk Debo! Jadi, DPOCI… Debo… Patton… Obiet… Cakka… Irsyad…”
”Setuju nggak kalau nama grup persahabatan kita DPOCI?”
Debo: ”Setuju…”
Cakka dan Obiet: ”Kita juga setuju…”
Patton: ”Kalau aku setuju banget…”
Obiet: ”Tapi… Kita pakai janji persahabatan, nggak?”
Debo: ”Nggak usah pakai janji persahabatan… Kalau kita pakai janji persahabatan, bisa aja salah satunya berkhianat meninggalkan yang lain…”
Patton: ”Betul kata Debo…”

DPOCI (Debo, Patton, Obiet, Cakka, Irsyad): ”DPOCI!!!”
Debo: “Debo…”
Patton: “Patton…”
Obiet: “Obiet…”
Cakka: “Cakka…”
Irsyad: “Irsyad…”
DPOCI: “DPOCI… Yeah!”
Mereka saling tos-tosan satu sama lain sebagai tanda persahabatan mereka.

Debo: ”Sahabatku semua, kita ke perpustakaan, yuk!”
Patton: ”Yuk! Kebetulan aku mau membaca buku yang temanya kehidupan…”
Debo: ”Yang lain mau ikut, nggak?”
Obiet: ”Jelas aku mau ikut… aku mau membaca buku Laskar Pelangi… takkan terikat waktu…”
Irsyad: ”Jiah, Obiet! Nyebutin judul lagu sambil nyanyi…”
Cakka: ”Tungguin aku… aku juga mau baca komik di perpustakaan…”
Debo: ” Irsyad… kamu mau ikut yang lain ke perpustakaan, nggak?”
Irsyad: ”Pasti ikut… aku mau membaca buku tentang cinta…”
Debo, Patton, Obiet, Cakka: ”Cieee… cinta sama siapa, tuh?”
Irsyad: “Hhhh… awas ya kalian!!!”
Debo: “Sudah… jangan begitu… mending kita ke perpustakaan sekarang.
DPOCI menuju ke perpustakaan…

Di perpustakaan…
Obiet sedang membaca buku Laskar Pelangi, Cakka sedang membaca komik, dan Irsyad sedang membaca buku tentang cinta.
Patton sedang mencari buku yang temanya kehidupan. Tetapi, setiap buku yang dilihatnya, Patton tidak puas karena bukunya tidak lengkap.
Patton: ”De, bisa bantuin aku cari buku yang temanya kehidupan, nggak?”
Debo: ”Bisa… kebetulan belum ngapa-ngapain… aku cariin, ya…”
Debo mencari buku yang Patton maksud, buku yang temanya kehidupan.

Debo melihat sebuah buku yang sudah agak lusuh dan mengambilnya. Di depan buku itu tertulis ”The Life”. Debo tahu artinya…
Debo memanggil Patton…
Debo (menunjukkan buku ”The Life” itu): ”Ton, ini buku yang kamu maksud, kan?”
Patton (melihat buku “The Life” yang ditunjukkan Debo): “Hmmm… tunggu sebentar… The Life kan artinya…”
“Iya, benar! Itu buku yang aku maksud…”
Debo (memberikan buku ”The Life” itu kepada Patton): ”Ini bukunya…”
Patton: ”Makasih ya De…”
Debo: ”Sama-sama…”

Patton: ”Biet… Cak… Syad… kesini, deh!”
Obiet, Cakka, Irsyad: ”Ada apa, ton?”
Patton: ”Pokoknya kesini aja…”
Obiet, Cakka, dan Irsyad langsung ke tempat Patton.

Patton (memegang buku itu): ”Teman-teman… kaya’nya buku ini menarik… meskipun agak lusuh, sih…”
Debo: ”Aku mau lihat halaman 8, dong!”
Obiet: “Nggak! Pokoknya halaman 10!”
Cakka: ”Harus halaman 6!”
Debo, Obiet, dan Cakka saling menarik buku itu…
Irsyad: ”Sebentar… aku mau membersihkan buku itu dulu…”
Tangan DPOCI langsung bersatu. Tiba-tiba…


One response to “DPOCI (Part 1)

  1. AchaRayReady mengatakan:

    ceritanya seru banget.,
    Tokoh utamanya juga’ ngedukung.,
    tapi lebih seru klo udah bikin part2ny.,😀

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: